Ku tertatih menerjang aral yang ada..
Bercucuran tetes keringatku..
Sedih terasa mengorbankan banyak waktu yg tersisa..
Namun ku teringat pesan bundaku..
Ujarnya aku takkan berhenti pada sebuah koma..
Tetapi aku akan berhenti pada sebuah titik..
Yang nantinya aku duduk dikursiku..
Tercantum namaku beserta pangkat ku..
Tersenyum menjalani hari ku..
Namun itu angan ku..
Logika ku..
Mampukah aku bahagia
sebelum orang yang kusayang bahagia ?..
Ibuku..
Dia lah sesungguhnya harapan ku..
Tak berarti aku tanpanya..
Akan kucoba membuatnya bahagia
Dan akan kurenggut isi dunia,
Seperti apa ucap nya..
Ibuku..
Dia lah sesungguhnya harapan ku..
Tak berarti aku tanpanya..
Akan kucoba membuatnya bahagia
Dan akan kurenggut isi dunia,
Seperti apa ucap nya..
